Misteri Kematian Johannes Marliem Saksi Kunci Kasus E-KTP

Misteri Kematian Johannes Marliem Saksi Kunci Kasus E-KTP - Berita mengejutkan datang dari kasus yang sedang gencar-gencarnya saat ini, yaitu kasus korupsi E-KTP yang merugikan negara sampai triliuanan rupiah. Kabar yang mengejutkan ditambah kabar buruk ini adalah kematiannya saksi kunci dari kasus E-KTP. Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan dan membenarkan bahwa saksi kunci dari kasus E-KTP yaitu Johannes Marliem telah meninggal dunia di Los Angeles, Amerika Serikat.

 Johannes Marliem

Upaya Pelemahan KPK

Masyakat Indonesia khawatir bahwa kasus ini tak akan terungkap secara tuntas. Karena tersangka satu per satu sudah terungkap, seperti Ketua Umum Golkar Setya Noanto yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yang awalnya membantah bahwa dia tidak ada sangkut pautnya dengan kasus korupsi E-KTP.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan bahwa meninggalnya saksi kunci kasus E-KTP, bisa menghambat kinerja dari KPK itu sendiri, karena kasus ini digadang-gadang sebagai kasus korupsi yang paling rumit.

Donal Fariz sebagai peneliti ICW mengungkapkan bahwa kecurigaannya terhadap upaya yang sistematis dalam melawan KPK. Upaya yang dimulai dengan penyiraman pada Novel Baswedan dan hingga kematian Johannes Marliem.

"Kematian saksi kunci ini membuktikan bahwa ada upaya untuk menghambat kasus korupsi E-KTP, dan menghambat KPK dalam membongkar skandal yang melibatkan banyak politikus penting" kata Donald.

Jadi, apa perang penting dari saksi kunci kasus E-KTP Johannes Marliem ?

Dalam surat dakwaan milik Irman dan Sugiharto, Johannes Marliem pernah bertemu Andi Narogong, Diah Anggraeni, Husni Fahmi, dan Chaeruman Harahap.

Pertemuan mereka terjadi pada tahun 2010 di Hotel Sultan, Jakarta. Pada saat itu, Sekjen Mendagri Diah Anggraeni memperkenalkan terdakwa Sugiharto dan Irman pada Johannes Marliem yang saat itu selaku produk dari Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) merek L-1.

Produk itu akan digunakan dalam proyek E-KTP, yaitu proyek KTP berbasis NIK secara nasional.

Johannes Marliem diarahkan oleh Irman untuk berhubungan ketua tim teknis, yaitu Husni Fahmi. Johannes Marliem juga pernah bertemu dengan Tim Fatmawati.

Johannes Marliem juga memberikan sejumlah uang sebesar USD 200 ribu kepada terdakwa Sugiharto di Grand Mall Indonesia, Jakarta. Dan oleh Sugiharto uang tersebut dibelikan mobil Honda Jazz.

JPU KPK mengatakan bahwa uang yang diberikan oleh saksi kunci E-KTP itu adalah bagian dari keuntungan yang didapat dari proyek E-KTP, sebesar USD 16 ribu.

Pada saat kasus ini bergulir, Johannes Marliem sudah berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Johannes adalah Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat.

Johannes Marliem dikatakan sebagai saksi kunci kasus E-KTP, karena mempunyai banyak rekaman dengan para politikus penting yang menggarap kasus E-KTP.

Johannes juga mempunyai rekaman dengan Ketua DPR RI Setya Novanto, sedangkan Setya sendiri membantah bahwa dia pernah bertemu dengan Johannes Marliem.

Penyebab Kematian

KPK sendiri sampai mendapat kabar bahwa saksi kunci E-KTP meninggal dunia, belum sempat memeriksa Johannes Marliem.

KPK sampai saat ini masih menunggu dari pihak Amerika Serikat tentang apa penyebab kematian dari Johannes Marliem. Walaupun banyak kabar yang tersiar bahwa Johannes Marliem mati ditembak secara mengenaskan.

Menurut Wakl Ketua KPK Saut Situmorang, Johannes Marliem adalah warga negara asing (WNA), jadi yang memiliki kewenangan untuk menyelidiki kasus kematiannya adalah kepolisian Amerika Serikat.

Dia yakin bahwa kepolisian Amerika Serikat bisa mengungkapkan apa penyebab kematiannya. Terlebih sistem dalam penyelidikannya sudah canggih dan terjamin.

KPK juga berharap pihak AS bisa memberikan informasi yang didapatkan baik itu hasil autopsi Johannes Marliem atau yang lainnya. Hal tersebut untuk mengetahui penyebab pasti dari Johannes Marliem ada sangkut pautnya dengan kasus korupsi E-KTP atau tidak.

Kasus ini juga diringi dengan drama penyerangan Kasatgas Novel Baswedan. Wajah novel disiram dengan air keras oleh orang-orang yang tidak dikenal.

Sampai hari ini sedikit demi sedikit kasus ini mulai terkuak dan mendapatkan titik terang. Jadi bagaimana dengan kelanjutan kasus E-KTP ? dan apakah penyidik nantinya akan kembali mendapatkan jalan buntu ?

Demikian Misteri Kematian Johannes Marliem Saksi Kunci Kasus E-KTP. Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »