Fakta Tentang Tokek

Fakta Tentang Tokek - Siapa yang tidak tahu dengan hewan yang bernama tokek, hewan yang selalu mengeluarkan suara yang keras khusunya pada malam hari, dengan mengeluarkan suara sesuai dengan namanya tokek. Suara tokek oleh masyarakat Indonesia selalu dikaitkan dengan hal-hal mistis dan keberuntungan.

Fakta Tentang Tokek

Tokek adalah sejenis kadal atau reptil. Meskipun ada sekitar 1.500 spesies tokek, mereka semua memiliki beberapa kesamaan, termasuk ekor yang menakjubkan, makanan sederhana dan kulit yang mempunyai duri seperti rambut. Berikut adalah fakta-fakta tokek yang perlu Anda tahu.

Ukuran

Satu hal yang mereka tidak memiliki kesamaan adalah ukuran. Tokek datang dalam berbagai ukuran. Tokek terkecil (dan kadal terkecil) adalah tokek kurcaci kecil. Tumbuh panjangnya kira-kira 0,6 inci (1,6 cm) dan beratnya sekitar 1,0042 ounces (120 miligram). Rhacodactylus leachianus leachianus, subspesies tokek raksasa New Caledonian, adalah salah satu tokek terbesar di dunia, menurut Majalah Reptil. Bisa tumbuh 14 sampai 17 inci (35,5 sampai 43 cm), termasuk ekornya, dan beratnya 7 sampai 10 oz. (212 sampai 279 gram).

Habitat

Tokek ditemukan di setiap benua kecuali Antartika, dan tinggal di hampir semua habitat, termasuk hutan hujan, padang pasir dan pegunungan, menurut National Geographic.

Kebiasaan

Mayoritas tokek adalah hewan nokturnal. Ini berarti mereka terjaga di malam hari dan tidur di siang hari.

Mandi adalah tugas non-rumah yang menarik untuk tokek. Tokek memiliki kulit yang ditutupi dengan ratusan ribu duri mirip rambut. Duri ini menjebak udara dan menyebabkan air terpental, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Interface, Journal of the Royal Society.

Baca juga: Fakta Tentang Piranha

"Jika Anda telah melihat bagaimana tetesan air mengalir dari mobil setelah dilelehkan, atau dari sofa yang memiliki semprotan pelindung yang digunakan di atasnya, Anda telah melihat prosesnya terjadi," Lin Schwarzkopf, seorang profesor ekologi vertebrata di James Cook. Universitas di Australia dan salah satu peneliti di studi tersebut mengatakan. "Lilin dan semprotan membuat permukaan sangat bergelombang pada tingkat mikro dan nano, dan tetesan air tetap menjadi bola kecil, yang mudah tergulung dan terlepas dengan gravitasi atau bahkan angin yang sedikit pun."

Dengan pertahanan air ini, orang akan berpikir akan sulit membersihkannya. Bila airnya memantul, dibutuhkan debu dan kontaminasi lain pada kulitnya. Selain itu, mereka membersihkan kelopak mata mereka yang bersih menggunakan lidahnya, dengan menjilat matanya sendiri.

Makanan

Tokek biasanya memakan buah, serangga dan nektar bunga. Ekor tokek menyimpan lemak yang bisa digunakan nanti bila makanan langka atau susah dicari.

Keturunan

Tokek melahirkan dengan bertelur. Betina bisa mengandung telurnya selama bertahun-tahun sebelum meletakkannya. Misalnya, kehamilan harlequin tokek berlangsung tiga sampai empat tahun. Saat telur sudah siap, tokek meletakkan telurnya di dedaunan dan kulit kayu.

Bayi yang baru lahir disebut hatchlings(tukik). Beberapa tukik cukup besar, untuk kadal. Misalnya macan tutul bisa berumur 3 sampai 4 inci (8 sampai 10 cm).

Status Konservasi

Tokek-tokek terdaftar di manapun dari yang paling tidak memprihatinkan hingga terancam punah, tergantung pada spesiesnya, menurut Daftar Merah Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Misalnya, goroensis Bavayia terancam punah. Hanya ditemukan di dua lokasi di Kaledonia Baru, kepulauan di Pasifik Selatan, dan populasinya menurun seiring dengan ekspansi kegiatan penambangan yang mengurangi habitatnya.

Contoh lainnya adalah Bavayia ornata. Hal ini juga hanya ditemukan di dua lokasi di Kaledonia Baru, namun tidak diketahui data berapa banyak yang tersisa atau jika populasinya meningkat. Habitatnya juga menyusut akibat pertambangan dan pertanian.

Fakta lain

Tokek memiliki garis skor pada ekor mereka yang memungkinkan mereka untuk melepaskan dengan cepat jika seekor predator meraihnya. Mereka kemudian meregenerasi ekornya.

Kadal ini memiliki kaki lengket yang memungkinkan mereka memanjat permukaan licin. Jari kaki mereka memiliki rambut mikroskopis yang disebut setae yang memberi mereka kemampuan lengket ini.

Baca juga: Fakta Tentang Komodo

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal the Prosiding National Academy of Sciences, ketika seekor tokek jatuh, ia memutar ekornya ke sudut kanan agar tanahnya bisa mendarat. Aksi ini memakan waktu 100 milidetik.

Seekor tokek telah menjadi maskot perusahaan asuransi Geico sejak tahun 1999. Menurut Geico, gagasan untuk seekor tokek terinspirasi oleh salah pengarsipan nama perusahaan. Sementara perusahaan tersebut tidak mengatakan apa spesies tokek maskot tersebut, menurut majalah Reptil, tampaknya model spesies Genels Phelsuma dan mungkin merupakan tokek raksasa (Phelsuma madagascariensis grandis).

Demikian Fakta Tentang Tokek. Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »