Legenda Danau Toba: Cerita Pulau Samosir

Legenda Danau Toba: Cerita Pulau Samosir - Indonesia sangat kaya akan budaya, bahasa, dan keberagamannya. Dan yang tidak kalah terkenal dari Indonesia adalah kisah-kisah Legenda yang turun temurun dari orang-orang terdahulu. Legenda yang satu ini datang dari tempat wisata yang terkenal di Indonesia, yaitu Danau Toba sebuah danau terbesar di Indonesia yang terletak di provinsi Sumatera Utara.
danau toba

Danau Toba

Dulu, ada seorang pengembara bernama Sibuatan. Setelah mengembara di banyak tempat, akhirnya dia memutuskan untuk tinggal di satu lokasi. Lokasi tersebut yaitu di tepi sungai dekat lembah.

Sibuatan senang tinggal di tempat baru ini. Tepi sungai ini memiliki pemandangan yang indah, udara segar, dan tanah yang paling subur. Pekerjaan sehari-harinya adalah mengolah tanah, mengumpulkan sayuran dan kayu bakar. Dia juga menangkap ikan untuk dimakannya.

Baca juga: Legenda Candi Borobudur

Pada siang hari, saat Sibuatan pergi memancing, dia menangkap seekor ikan besar dengan sisik emas.

"Hore, saya punya ikan raksasa, saya akan makan malam nanti malam!" Kata Sibuatan dengan gembira.

Sibuatan berjalan pulang dengan cepat untuk memasak ikan. Ketika sampai di rumahnya, ia menaruh ikan itu di atas meja di dapur. Lalu ia turun untuk mengambil kayu bakar di bawah rumah.

Namun, saat kembali dari mengumpulkan kayu, Sibuatan sangat terkejut. Dia menemukan wanita cantik di kamarnya bukan ikannya.

Detak jantung Sibuatan cepat. Dia tahu dia jatuh cinta dengan gadis imut ini. Dia segera mengetahui bahwa wanita ini adalah transformasi ikan besar yang dia tangkap hari itu.

Tanpa pikir panjang, Sibuatan mengusulkannya untuk menikah dengannya. Wanita itu setuju untuk menikahinya dengan satu syarat. Sibuatan tidak akan pernah menyebutkan asal usulnya (dia adalah seekor ikan) kepada siapapun. Sibuatan menyetujuinya. Dia terlalu senang memiliki istri yang cantik.

Setahun yang lalu dan mereka sudah memiliki seorang putra bernama Sam. Karena dia masih kecil, ibunya memanjakannya. Jadi, saat dia cukup besar, tingkah lakunya itu buruk.


Anak Nakal

Sam adalah anak malas. Dia hanya bermain di sekitar sungai dan tidak pernah membantu dan menghormati orang tuanya. Anak ini pandai berenang dan menyelam. Dia melakukannya setiap hari. Kemudian Sibuatan meminta Sam untuk membantunya di lapangan.

Ibu Sam yang satu hari menyuruhnya mengantarkan makan siang ayahnya. Sayangnya, Sam makan siang ayahnya sedikit demi sedikit sementara dia berjalan. Saat sampai di lapangan, sisa makanannya habis.

Sibuatan marah menemukan fakta ini. Setiap hari Sam hanya bermain, bermain, dan bermain-main. Saat Sam mendapat tugas pertamanya, dia gagal. Sam meminta untuk mengantarkan makan siang ayahnya.

Sam tidak hanya datang terlambat tapi juga sudah makan makanannya. Sibuatan tidak bisa mengendalikan kemarahannya lagi. Dia memukul dan mengutuk anaknya.

"Anda adalah anak ikan, Anda tidak bisa mengajar dengan baik Yang ingin Anda lakukan hanyalah bermain di sungai seperti ikan Keluar dari pandangan saya!" Dia sangat marah

Anak laki-laki itu berlari pulang dan menangis. Lalu Sam memberi tahu ibunya bahwa ayahnya mengutuknya sebagai anak ikan. Ibunya sedih mengetahui bahwa suaminya telah melanggar sumpahnya.

Sibuatan menceritakan tentang asal usulnya kepada putra mereka. Wanita itu kemudian menyuruh Sam mendaki bukit di belakang rumah mereka setinggi mungkin. Tanpa bertanya lagi, Sam pergi.

Ketika ibu Sam melihat anaknya mendaki bukit, dia berjalan ke tepi sungai. Lalu, guntur saling menyerang satu demi satu. Wanita itu melompat ke sungai. Dia berubah menjadi ikan besar.

Hujan turun dengan gemuruh guntur. Sungai meluap begitu cepat dan terus meluap. Air yang memenuhi lembah besar itu mengelilingi bukit. Sam mendaki bukit ini dan ditutupi air.

Teriak Sam saat melihat dari atas bukit, apa yang telah terjadi. Limpasan sungai ini menjadi danau besar dengan sebuah pulau di tengahnya.

Danau itu dikenal dengan nama Danau Toba, sementara itu, bukit itu dinamai Pulau Samosir. Nama itu berasal dari kata "anak laki-laki (Sam) yang diusir jauh".

Itulah kisah dari Legenda Danau Toba: Cerita Pulau Samosir. Semoga artikel ini bermanfaat.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search