Mitologi Unicorn: Kuda yang Bertanduk

Mitologi Unicorn: Kuda yang Bertanduk - Kita semua pasti pernah mendengar istilah "Unicorn" meski belum paham betul apa makna dari istilah tersebut. Biasanya kita mendengar istilah "Unicorn" di serial kartun atau cerita-cerita dongeng yang menggambarkan Unicorn sebagai makhluk berwujud kuda dengan tanduk berbentuk spiral di dahinya. Namun tahukah Anda darimana istilah "Unicorn" berasal? bagaimana perkembangan kisahnya di berbagai belahan dunia? dan apakah Unicorn itu benar-benar ada? untuk mengetahui lebih lanjut mari kita simak penjelasannya.

Mitologi Unicorn

Apa itu Unicorn?

Kata Unicorn berasal dari bahasa Latin "Unus" dan "Cornu" yang berarti "bertanduk satu" dan mengacu pada hewan imajiner yang muncul dalam legenda China, India, Mesopotamia dan Eropa.

Dalam tradisi Cina, Unicorn adalah satu dari empat makhluk magis atau spiritual bersama dengan burung phoenix, kura-kura, dan naga yang dianggap sebagai tanda keberuntungan. Munculnya unicorn mengisyaratkan kelahiran atau kematian seseorang yang hebat atau berpengaruh.

Citra barat unicorn berasal dari Alkitab Ibrani. Ditemukan sebuah kata dalam bahasa Ibrani untuk "lembu liar" diubah menjadi sebuah kata Yunani yang diinterpretasikan orang sebagai referensi unicorn. Sekitar 400 SM. , Sejarawan Yunani Ctesias menulis tentang seekor binatang liar di India yang memiliki tanduk tunggal dan melawan gajah. kemudian penulis mengembangkan gambar yang jauh lebih mirip kuda bertanduk.

Pada Abad Pertengahan, orang-orang Eropa percaya bahwa burung-burung unicorn berkepala horsel ini benar-benar ada di daerah terpencil di dunia. Di antara legenda yang terkait dengan mereka adalah keyakinan bahwa air yang disentuh oleh tanduk unicorn menjadi aman bagi hewan dan orang untuk diminum. Dari tradisi ini dikembangkan gagasan bahwa bubuk tanduk unicorn memberikan perlindungan terhadap racun dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Orang-orang Yunani dan Romawi kuno beranggapan bahwa unicorn adalah simbol kesucian dan menghubungkannya dengan dewi perawan seperti Artemis, yang dikatakan keretanya digambar oleh delapan unicorn. Menurut tradisi, salah satu cara untuk menangkap seekor unicorn adalah dengan mengirim perawan muda ke dalam hutan. Unicorn itu akan tertarik padanya dan akan meletakkan kepalanya di pangkuannya, dan pada saat itu seorang pemburu bisa menangkap hewan itu.

Apakah Unicorn benar-benar nyata?

Memang ilmu pengetahuan modern mencatat kalau makhluk seperti itu tidak pernah ada. Namun terdapat catatan-catatan di masa lampau yang sepertinya menunjukkan kalau makhluk misterius ini mungkin pernah hidup di beberapa bagian dunia. Hal ini diperkuat dengan fakta kalau informasi mengenai Unicorn hampir tidak bisa kita temui di dalam mitologi Yunani.

Para penulis Yunani kuno yang pernah menyinggung mengenai makhluk ini seluruhnya beranggapan kalau makhluk ini benar-benar ada, tepatnya di India. Ini mengkonfirmasikan penemuan stempel Mohenjo Daro dan Harappa. Penulis yang pertama kali menyinggung mengenai keberadaan makhluk ini adalah Ctesias yang mendeskripsikan Unicorn sebagai keledai liar dengan satu tanduk berwarna putih, merah dan hitam sepanjang 1,5 cubit.

Namun hingga saat ini belum ada keterangan pasti tentang keberadaan makhluk ini, apakah hanya sekedar makhluk imajiner? atau ia memang pernah hidup di muka bumi ini? apa unicorn masih hidup di muka bumi sampai saat ini? entahlah biarkan waktu yang menjawab.

Demikian Mitologi Unicorn: Kuda yang Bertanduk. Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Terkait

First